SS501 and Super Junior News

Eeteuk dan Eunhyuk

Super Junior Leeteuk dan Eunhyuk meng-claim, setengah bergurau mereka membahas tentang permasalahan seputar tinggi badan dan sedikit trik sulap bagaimana membuat mereka terlihat jauh lebih jenjang di layar kaca.
“Insoles diperlukan untuk menyeimbangkan tinggi di layar tivi.”
Leeteuk dan Eunhyuk mendemonstrasikan teori mereka, dengan cepat melepas sepatu dan memperlihatkan “sol” yang bersembunyi dibalik sepatu mereka. “ Selain membuat badan terlihat tinggi, sol berfungsi untuk melindungi pergelangan kaki” kata Eunhyuk. Disamping itu keduanya memberikan informasi bahwa tiap model sepatu memiliki model sol yang berbeda..” tergantung dari jenis dan tipenya”
Hong Kyung Min yang juga berada disana member respon lucu, menurutnya industry K-pop saat ini sudah berubah jauh. Saat jaman keemasannya dulu, dia mengaku tidak perlu bersusah payah menggunakan sol sepatu untuk terlihat lebih tinggi “ Supeaya terlihat tinggi, satu – satunya cara hanya men-spike rambutmu jabrik keatas!”
Meski ditertawai semua orang, tapi apa yang dikatan Hong adalah kenyataan. Dunia K-pop sudah berkembang pesat dari era 90-an. Di masa yang sekarang semuanya sudah menjadi dunia yang dipenuhi oleh mimpi dan bakat, sapuan eyeliner dan legging warna –warni yang semuanya dilakukan demi sebuah popularitas
Kita mungkin tidak akan pernah tahu atau belajar tentang definisi pop culture dalam sejarah sebelum akhirnya South Korea mengajarkan itu semua itu. Pop Industri booming, meledak, dan merambah ke seluruh aspek Asia dan hamper sebagain Negara di muka bumi.
Dunia mereka memiliki standarisasi lingkungan. Idol merupakan definisi dari “ideal person” dari para generasi muda. People to follow, people to look up to. Cara mereka berpakaian menjadi generation’s fashion. Music yang mereka bawakan menjadi generation’s music da penampilan mereka semerta – merta menjadi pedomana generation’s ideal.
Dan salah satu yang sering diungkap adalah Orang Korea, yang umumnya bertubuh pendek kerap menggunakan “ganjelan sepatu” untuk mendongkrak tinggi badan mereka. Tapi di luar Negara mereka, hal itu disebut Itu merupakan komentar paling bodoh dan kurang menggali informasi. Apakah wajar member label seluruh warga Negara dengan “Insoles theory”?
Toh, para anak muda di luar negaranya, mereka yang bermukim di Negara – Negara tetangga sepertinya jauh lebih “cuek” dengan pop culture terutama soal “ganejlan sepatu”. Di Negara – Negara tersebut, dan cobalah berkunjung ke rumah mereka, saat membuka sepatu, toh tinggi mereka tidak langsung menyusut 2-3 cm. Bahkan jarang diantara mereka yang menggunakan sepatu sneaker ataupun skets, mereka lebih cuuek dan memilih menggunakan sandal tanpa mempedulikan tinggi badannya ^__^
credit. sup3rjunir.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s